kpkmsultra.com-Jakarta, 9 November 2025-Ajang bergengsi Wajah Pesona Indonesia (WPI) Jakarta Nasional 2025 sukses digelar selama tiga hari penuh, mulai tanggal 7 hingga 9 November 2025, dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang memadukan seni, budaya, kecantikan, dan kepribadian generasi muda dari seluruh penjuru Indonesia.

Rangkaian acara dimulai pada 7 November 2025 dengan Preliminary Night dan Sashing Ceremony, sebuah momentum sakral bagi para finalis. Dalam malam tersebut, seluruh peserta dari berbagai kategori resmi mendapatkan selempang finalis sebagai simbol perjuangan mereka di ajang nasional ini. Selain itu, para finalis juga menampilkan uji bakat yang menunjukkan potensi dan kreativitas masing-masing, menandai dimulainya perjalanan menuju puncak grand final.

Memasuki 8 November 2025, seluruh finalis mengikuti kegiatan pra-karantina yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIB. Dalam sesi ini, peserta dibekali dengan berbagai pelatihan penting seperti:

1. Latihan Opening Dance

2. Koreografi dan Pembentukan Karakter Panggung

3. Beauty Class, yang menekankan pada penampilan, etika, dan pembentukan kepribadian unggul.

Puncak acara berlangsung pada 9 November 2025 dengan Grand Final Wajah Pesona Indonesia Jakarta Nasional 2025, yang dimulai pukul 14.00 hingga 22.00 WIB. Malam megah ini dimeriahkan oleh para desainer ternama dan dewan juri profesional dari berbagai bidang seni, modeling, dan kecantikan.

Dua peserta berhasil mencuri perhatian publik dan dewan juri:

Micha Salwa Nur Latifah dari Kategori A, berhasil masuk 7 besar nasional dan meraih penghargaan Best Costume berkat penampilan menawan dan busana yang merepresentasikan keindahan budaya Indonesia.

Diva Ayu Harlyan Sari dari Kategori C, juga berhasil masuk 7 besar nasional serta meraih predikat Best Photogenic atas pesona dan karakter kuat yang terpancar dalam setiap penampilannya.

Gelaran Wajah Pesona Indonesia Jakarta Nasional 2025 tak hanya menjadi ajang kompetisi kecantikan, tetapi juga wadah pembentukan karakter, kreativitas, dan rasa cinta terhadap budaya bangsa. Dengan semangat nasionalisme dan profesionalisme, acara ini membuktikan bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk tampil di tingkat nasional bahkan internasional.(Redaksi)