Kpkmsultra.com-Kendari – Kinerja Lurah Kelurahan Benuanirae, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, kembali menjadi sorotan warga dan para Ketua RT/RW. Pasalnya, hingga saat ini honor RT/RW yang seharusnya diterima sejak tahun 2025 hingga memasuki tahun 2026 disebut belum juga tersalurkan.
Sejumlah Ketua RT dan RW di Kelurahan Benuanirae mengaku kebingungan karena proses pengurusan honor tersebut belum menemui kejelasan. Mereka juga menyebut bahwa komunikasi dengan pihak lurah terkesan sulit dilakukan.
“Sudah beberapa kali kami mencoba menghubungi melalui pesan WhatsApp, namun tidak ada tanggapan. Kami hanya ingin kejelasan terkait honor RT/RW yang sudah lama tertunda,” ungkap salah satu perwakilan RT/RW yang enggan disebutkan namanya.
Selain persoalan honor, warga juga menyoroti kehadiran lurah yang disebut-sebut jarang berada di kantor pada jam kerja. Bahkan, menurut informasi dari beberapa staf kelurahan, mereka juga kerap kebingungan saat masyarakat menanyakan keberadaan lurah untuk keperluan administrasi.
Kondisi ini dinilai dapat berdampak pada pelayanan publik di tingkat kelurahan, mengingat peran lurah sangat penting dalam mengoordinasikan pelayanan kepada masyarakat.
Para RT/RW berharap pemerintah kecamatan maupun Pemerintah Kota Kendari dapat memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut agar pelayanan pemerintahan di Kelurahan Benuanirae dapat berjalan maksimal serta hak-hak RT/RW dapat segera direalisasikan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kelurahan Benuanirae belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan penyaluran honor RT/RW maupun terkait kehadiran lurah di kantor.(Red)

Tinggalkan Balasan