Kpkmsultra.com-Hambalang-Minggu (23/11) menjadi titik panas ketika Presiden Prabowo Subianto tak lagi menahan kemarahan. Di hadapan para pejabat negara, Presiden secara terbuka menggebrak persoalan tambang ilegal yang semakin merajalela dan justru tak tersentuh hukum.
Dengan suara meninggi, Presiden menyindir keras para petinggi yang menikmati pangkat namun tak mampu menuntaskan persoalan yang merusak negara.
“Saya punya data lengkap! Bahkan ada data yang saya beli dari luar negeri. Percuma kalian dipundak bintang empat, tapi tidak mampu bersihkan negeri ini!” ledak Presiden Prabowo di Hambalang.
Presiden menegaskan bahwa tambang ilegal di kawasan hutan dan wilayah rawan sudah terlalu lama menjadi sarang permainan mafia dengan dukungan oknum aparat.
Daerah yang menjadi perhatian Presiden meliputi Bangka Belitung, Kalimantan, Batam, Maluku Utara, dan Sulawesi yang disebutnya sebagai “titik hitam pertambangan”.
Yang paling mengejutkan, Presiden mengungkap adanya oknum jenderal bintang dua hingga bintang tiga yang ikut membekingi operasi tambang ilegal sehingga penindakan tidak berjalan.
“Kalau tidak ada mereka membekingi, tambang-tambang ini sudah lama ditutup. Ini semua berlarut-larut karena ada oknum yang bermain di belakang!” tegas Presiden Prabowo.
Presiden menilai bahwa pembiaran ini bukan hanya bentuk pengkhianatan terhadap negara, namun juga perusakan masa depan bangsa. Ia menegaskan siap memukul balik siapa pun yang mencoba menghalangi penertiban tambang ilegal-tak peduli jabatan, pangkat, atau jaringan.(Red)

Tinggalkan Balasan