Kpkmsultra.com-Jakarta – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) Counter Opini Polri, R. Mas MH Agus Rugiarto SH atau akrab disapa Agus Flores, menyerukan agar masyarakat tidak hanya bisa menghujat kepolisian. Menurutnya, generasi penerus bangsa perlu disadarkan akan pentingnya sejarah Bhayangkara yang sudah mengakar sejak masa Mahapatih Gajah Mada di era Majapahit.

“Kalau Polisi salah, seharusnya kita tegur. Katakan saja kinerjanya kurang baik, lalu minta diperbaiki. Itu jauh lebih bermartabat daripada menghina,” tegas Agus Flores, Senin malam (15/9).

Agus menilai, kritik yang berlebihan hingga bernuansa hujatan terhadap institusi Polri justru tidak bermanfaat. Sebaliknya, memberikan masukan positif akan jauh lebih berguna, bahkan menjadi bagian dari amal baik.

“Jangan kita ikut-ikutan seperti sebagian netizen yang bersikap anti-Polisi. Kritik boleh, tapi harus proporsional, dengan tujuan agar Polri semakin baik,” tambahnya.

Lebih jauh, Agus mengingatkan bahwa Bhayangkara bukan sekadar simbol kepolisian modern, melainkan warisan sejarah yang sudah ada sejak abad ke-14. Pada masa itu, pasukan Bhayangkara dibentuk oleh Mahapatih Gajah Mada untuk menjaga keamanan negara Majapahit dan melindungi raja serta rakyatnya.

“Sejarah ini harus kita ingatkan kembali. Bhayangkara adalah penjaga keamanan sejak zaman kejayaan Nusantara. Maka, Polri hari ini adalah penerus dari tradisi luhur itu. Yang dibutuhkan Polri sekarang bukan hinaan, tapi wejangan positif agar bisa memperbaiki kinerja dan semakin dekat dengan rakyat,” tutup Agus Flores.
(Red)