Jakarta, kpkmsultra.com-(28/7/25) Ketua Komisi II DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Achmad Dolly Tanjung, menegaskan pentingnya meluruskan sejarah perjuangan para tokoh yang telah berjasa dalam membangun institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Salah satunya adalah kakek dari Mas Agus Flores, yang disebut memiliki kontribusi besar namun belum mendapatkan pengakuan sejarah yang semestinya.

“Harus benar-benar diperjuangkan kakeknya Mas Agus Flores, untuk meluruskan sejarah pejuang Polri,” ujar Achmad Dolly Tanjung dalam sebuah pernyataan yang disampaikan baru-baru ini.

Pernyataan ini menegaskan bahwa banyak tokoh lokal dan pejuang dari daerah yang perannya dalam sejarah pembentukan dan perjuangan Polri belum tercatat secara resmi maupun diketahui luas oleh masyarakat.

Dolly menyebut pentingnya penelusuran sejarah yang komprehensif serta pengakuan negara terhadap para pejuang yang telah berjasa demi tegaknya hukum dan keamanan negara.

Mas Agus Flores, yang dikenal sebagai aktivis sosial dan tokoh masyarakat, selama ini gencar menyuarakan agar nama kakeknya diakui sebagai bagian dari sejarah pejuang Polri.

Dukungan dari tokoh nasional seperti Achmad Dolly Tanjung menjadi sinyal positif bahwa perjuangan ini mendapat perhatian di level kebijakan nasional.

Dolly juga berharap institusi terkait, seperti Kementerian Sosial, Mabes Polri, hingga Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), bisa terlibat aktif dalam pengumpulan bukti sejarah serta melakukan verifikasi yang adil dan transparan terhadap para pejuang yang belum mendapatkan tempat dalam narasi besar sejarah bangsa.

“Meluruskan sejarah bukan hanya soal masa lalu, tapi juga membangun keadilan untuk masa kini dan masa depan,” tutupnya.
(Redaksi)