kpkmsultra.com-Bombana, 4 Desember 2025 — Upaya memperkokoh pelestarian budaya serta mempererat hubungan lintas etnis di Sulawesi Tenggara kembali ditunjukkan oleh Pengurus Besar Angkatan Muda Bumi Anoa Sulawesi Tenggara (PB AMBA Sultra). Dalam agenda silaturahmi yang penuh kehangatan dan makna, jajaran PB AMBA Sultra berkunjung ke kediaman PYM Apua Mokole Nippon Muhammad Ali, Raja Poleang Moronene XXXIV.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang sarat kekeluargaan. Ketua Umum PB AMBA Sultra, Stenly Diover, menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis organisasi dalam memperkuat visi besar AMBA Sultra: pelestarian budaya daerah, promosi kearifan lokal, serta penguatan kerukunan antar etnis di Bumi Anoa. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan antara suku-suku asli seperti Buton, Muna, Tolaki, Moronene, serta seluruh unsur budaya yang hidup di Sulawesi Tenggara.

PYM Apua Mokole Nippon Muhammad Ali menyambut baik dan memberi apresiasi tinggi atas pergerakan AMBA Sultra yang dianggap sejalan dengan upaya menjaga martabat dan nilai luhur budaya Moronene dan budaya Sulawesi Tenggara secara keseluruhan. Dalam pesannya, PYM menekankan agar AMBA Sultra senantiasa menjaga marwah budaya dan tetap konsisten mengedepankan harmoni dalam setiap kegiatan sosial budaya yang dilaksanakan.

Sebagai wujud penghargaan dan bentuk kasih sayang, PYM Apua Mokole Nippon Muhammad Ali menganugerahkan sebuah pin Kerajaan Moronene Poleang kepada Ketua Umum AMBA Sultra, Stenly Diover. Pemberian ini menjadi simbol pengakuan dan dukungan penuh terhadap pergerakan AMBA Sultra di ranah pelestarian budaya.

Pergerakan AMBA di wilayah Moronene sendiri turut menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Dengan terbentuk dan aktifnya DPW AMBA Moronene di bawah kepemimpinan Mokole Aris, organisasi ini tidak hanya fokus pada budaya, tetapi juga berkontribusi dalam penguatan sektor pertanian—komoditas unggulan yang menjadi identitas Lipu To Moronene.

Kolaborasi dan dukungan kuat dari Kerajaan Moronene Poleang ini semakin meneguhkan langkah AMBA Sultra dalam memperluas kiprah pelestarian budaya Nusantara, memperkuat ekonomi kreatif, serta menjaga warisan luhur Bumi Anoa agar terus hidup dan bermanfaat bagi generasi mendatang.(Red)