Kpkmsultra.com-Sultra-Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara kembali diwarnai janji peningkatan kualitas sumber daya manusia. Gubernur Sultra mengajak generasi muda melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sekaligus mengumumkan rencana pengucuran dana pribadi sebesar Rp1,8 miliar untuk mendukung akses pendidikan, minggu 3 mei 2026.
Namun, di balik optimisme tersebut, kritik tajam datang dari kalangan pemuda. Tokoh pemuda, Ados Nuklir, menilai sejumlah janji kampanye gubernur sebelumnya belum terealisasi secara maksimal.
Program seperti “Penggaris” (perlengkapan sekolah gratis) dan “Satria Kepulauan” yang menjanjikan alokasi anggaran besar untuk wilayah kepulauan disebut masih jauh dari harapan masyarakat.
“Komitmen baru ini patut diapresiasi. Tapi publik tidak bisa terus disuguhi janji tanpa realisasi. Konsistensi itu kunci,” tegas Ados.
Ia menekankan bahwa rencana bantuan dana pribadi gubernur harus dijalankan secara transparan dan tepat sasaran, agar benar-benar menjangkau pemuda yang membutuhkan, bukan sekadar menjadi simbol politik.
Menurutnya, kredibilitas seorang pemimpin tidak diukur dari banyaknya janji yang disampaikan, melainkan dari sejauh mana janji tersebut diwujudkan secara nyata dan terukur.
Momentum HUT ke-62 Sultra pun dinilai harus menjadi titik evaluasi, bukan sekadar seremoni. Pemerintah daerah didorong untuk membuktikan komitmen melalui percepatan realisasi program dan kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, khususnya generasi muda.
(Red/ads)

Tinggalkan Balasan