Kpkmsultra.com-Jakarta, 29 Oktober 2025-Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW.FRN) Counter Polri, Agus Flores, menegaskan agar wartawan tidak mudah diadu domba dengan aparat kepolisian. Menurutnya, ada pihak-pihak tertentu yang sengaja menciptakan konflik demi kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Sepuluh tahun saya keliling Indonesia, saya tahu siapa pemain tambang dan siapa yang bersembunyi di balik isu-isu yang memojokkan Polri. Polisi sering dijadikan kambing hitam,” ujar Agus Flores dalam keterangannya kepada media, Selasa (29/10/2025).
Agus menegaskan bahwa hubungan antara insan pers dan aparat penegak hukum semestinya berjalan harmonis dan saling mendukung dalam menegakkan kebenaran serta menjaga stabilitas sosial. Ia menilai, jika ada kesalahpahaman di lapangan, seharusnya diselesaikan melalui komunikasi terbuka, bukan melalui provokasi atau opini yang menyesatkan.
“Wartawan adalah mitra strategis penegak hukum. Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan situasi untuk memperkeruh hubungan baik yang sudah terjalin,” tambahnya.
PW.FRN selama ini dikenal aktif melakukan pengawasan sosial dan advokasi terhadap kasus-kasus yang melibatkan aparat maupun masyarakat. Agus Flores juga menegaskan pihaknya akan terus mengedukasi para jurnalis agar bekerja secara profesional, berimbang, dan tidak terprovokasi oleh isu-isu liar.
“Kita semua punya tanggung jawab menjaga kepercayaan publik terhadap pers dan aparat. Jangan mau dimainkan oleh kepentingan tambang atau ekonomi gelap yang ingin menjatuhkan citra Polri,” tegasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan