Jakarta, kpkmsultra.com-5 Agustus 2025-Sebuah pernyataan menyentuh dan penuh makna disampaikan oleh Ketua Umum Fast Respon Nusantara, Agus Flores, yang menyebut Jenderal (Purn) Agus Andrianto, SH., MH. sebagai “Komandan Dunia Akhirat”. Ungkapan ini bukan sekadar simbol loyalitas, namun menjadi penegasan akan kisah hidup dan sejarah yang membentuknya hingga berada di posisi saat ini.

Agus Flores menyampaikan bahwa banyak pihak meragukan atau bahkan mengkritik dirinya karena dianggap terlalu membela sosok Jenderal Agus Andrianto yang telah pensiun dari Kepolisian. Namun baginya, status purna tugas bukanlah penghalang untuk tetap memberikan hormat dan penghargaan kepada sosok yang telah berjasa besar dalam hidupnya.

“Banyak yang tidak suka sama saya, katanya saya sering bela-belain Jenderal. Katanya, beliau sudah bukan polisi lagi. Tapi saya bilang, beliau lebih mulia dari kalian semua. Walaupun sudah pensiun, cintanya kepada Polri sudah mendarah daging dalam dirinya,” tegas Agus Flores.

Pernyataan tersebut menggambarkan sebuah hubungan yang tidak sekadar profesional, melainkan ikatan emosional dan spiritual. Agus Flores menyebut, Jenderal Agus Andrianto adalah sosok yang membentuk dan membimbing dirinya, hingga menjadi pribadi yang kuat dan mampu memimpin sebuah organisasi nasional seperti Fast Respon Nusantara.

“Saya hadir sebagai Ketum karena beliau adalah Komandan saya Dunia Akhirat. Beliau yang membuat saya jadi seperti sekarang. Saya orang yang tahu balas budi,” ungkapnya.

Pernyataan ini telah menjadi penanda sejarah-sebuah kisah nyata tentang rasa hormat, kesetiaan, dan nilai luhur balas budi yang semakin langka di zaman ini. Agus Flores menegaskan bahwa kisah ini bukan hanya bagian dari perjalanan pribadinya, tapi juga menjadi bagian dari catatan sejarah perjuangan sosial yang tak boleh dilupakan.

Tentang Fast Respon Nusantara:
Fast Respon Nusantara adalah organisasi kemasyarakatan yang bergerak dalam bidang sosial, kemanusiaan, dan kebangsaan. Dipimpin oleh Agus Flores, organisasi ini berkomitmen untuk menjadi jembatan antara masyarakat dan aparat negara demi terciptanya harmoni dan keadilan sosial.(Redaksi)