Jakarta,kpkmsultra.com- 4 Agustus 2025 – Tokoh masyarakat Agus Flores menanggapi polemik yang muncul terkait penggunaan bendera bertema One Piece oleh sejumlah pemuda dalam sebuah kegiatan. Ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak seharusnya menjadi persoalan besar, selama semangat nasionalisme dan cinta terhadap Merah Putih tetap tertanam dalam diri generasi muda.
Dalam pernyataannya, Agus Flores menyebut bahwa ekspresi anak muda lewat budaya pop, termasuk anime, manga, atau ikon dari luar negeri, merupakan bagian dari dinamika zaman yang tidak bisa dihindari. Namun demikian, ia memastikan bahwa semangat kebangsaan generasi muda Indonesia tidak akan luntur hanya karena penggunaan simbol-simbol hiburan modern.
“Kita harus bijak menyikapi perkembangan zaman. Selama semangat merah putih ada di dada mereka, tidak perlu dipersoalkan soal simbol-simbol dari budaya populer. Kita perlu rangkul, bukan mencurigai,” ujar Agus Flores dalam pertemuan dengan tokoh masyarakat dan aparat di Jakarta, Sabtu malam (3/8).
Agus juga mengingatkan pentingnya pendekatan yang edukatif dan penuh dialog dalam merespons ekspresi anak muda, alih-alih menghakimi atau menciptakan stigma negatif.
“Generasi muda hari ini tumbuh dalam dunia yang terhubung. Mereka bisa cinta One Piece, tapi juga tetap hormat pada bendera Merah Putih. Jangan remehkan nasionalisme mereka hanya karena cara mereka mengekspresikan diri berbeda dari kita dulu,” tambahnya.
Pernyataan ini muncul setelah beredarnya foto dan video kegiatan komunitas yang menampilkan bendera bajak laut dari serial anime One Piece, yang memicu perdebatan di media sosial. Sebagian pihak menilai simbol tersebut tidak pantas digunakan di ruang publik, sementara sebagian lainnya menganggapnya sebagai bentuk hiburan dan kreativitas.
Dengan pernyataan ini, Agus Flores berharap masyarakat dapat lebih terbuka dalam memahami generasi muda, serta mendorong ruang dialog yang sehat dan membangun demi persatuan bangsa.(Redaksi)

Tinggalkan Balasan