Kpkmsultra.com.KENDARI-Dari bumi Sulawesi Tenggara, lahir generasi muda berprestasi yang siap menorehkan sejarah. Anastasya Dwi Astuti, siswi SMAN 2 Kendari, berhasil menempatkan namanya di jajaran 100 Hatta Muda Nasional dalam rangkaian Milad ke-123 Bung Hatta- sebuah capaian monumental yang mengangkat nama Kota Kendari dan Sultra di panggung kepemudaan Indonesia. Rabu, 20 Agustus 2025.
Ajang bergengsi ini digelar oleh Hatta Aksara Project bersama Yayasan Proklamator Bung Hatta, berlangsung di Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 11–17 Agustus 2025. Melalui Indonesian Students Leadership Training (ISLT) 2025, para peserta terpilih dari berbagai penjuru nusantara ditempa dalam kepemimpinan, penguatan karakter, serta penanaman nilai-nilai perjuangan Bung Hatta sebagai proklamator bangsa.
Sebagai satu-satunya wakil Sulawesi Tenggara, Anastasya hadir bukan sekadar membawa nama dirinya, tetapi mewakili semangat juang generasi Sultra yang siap bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Prestasinya menjadi bukti bahwa sekolah di daerah pun mampu melahirkan pemimpin-pemimpin muda masa depan.
Puncak kegiatan ISLT ditutup pada 17 Agustus 2025 melalui Senam Nusantara yang digelar sebelum upacara penurunan Bendera Merah Putih di Istana Gubernur Sumatera Barat, disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Yayasan Proklamator Bung Hatta, Prof. Ris Maizar Rahman, menegaskan pentingnya meneladani Bung Hatta sebagai simbol kepemimpinan dan integritas bangsa:
“Bung Hatta adalah aset bangsa. Setiap pemikirannya komprehensif, berpihak pada rakyat, dan menjadi dasar penting dalam membangun karakter generasi muda. Karena itu, program ini tidak berhenti pada pelatihan tujuh hari, melainkan berlanjut dengan tiga bulan mentoring untuk menyiapkan pemimpin OSIS Indonesia yang membawa semangat masyarakat kooperatif,” tegasnya.
Sementara itu, Anastasya mengungkapkan rasa bangga dan terima kasihnya atas dukungan penuh berbagai pihak:
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Sultra, Ibu Wali Kota, dan Ketua DPRD Kota Kendari atas motivasi dan dukungannya. Saya juga berterima kasih kepada SMAN 2 Kendari, khususnya Ibu Kepala Sekolah, serta teman-teman yang selalu memberikan semangat. Saya bangga bisa membawa nama Kota Kendari dan Sultra. Semoga ke depan lebih banyak siswa SMAN 2 Kendari yang tampil di ajang nasional,” ungkapnya.
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol kebangkitan generasi muda Sultra. Dari Kendari, Anastasya membuktikan bahwa anak-anak daerah punya suara, punya peran, dan punya dampak untuk Indonesia.
SMAN 2 Kendari menegaskan, capaian ini adalah wujud nyata komitmen sekolah dalam mencetak siswa berkarakter, berprestasi, dan siap menjadi pemimpin masa depan. Keberhasilan Anastasya menjadi energi baru bagi generasi muda Sulawesi Tenggara untuk bermimpi lebih tinggi, melangkah lebih jauh, dan berani menembus batas.
(Red)


Tinggalkan Balasan