Kpkmsultra.com-KOLAKA– Sebuah momentum bersejarah bagi pelestarian adat Tolaki kembali terukir di Bumi Mekongga. Organisasi Kemasyarakatan Adat Tamalaki Nibandera Mekongga Sulawesi Tenggara (TNMS) secara resmi dideklarasikan dan mengukuhkan jajaran dewan pengurus barunya sebagai wadah perjuangan masyarakat adat.

Organisasi adat ini pertama kali dideklarasikan pada November 2025 lalu. Lokasi deklarasi dipilih secara sakral, yakni di kawasan Makam Leluhur Sangia di Bandera, sebuah situs yang memiliki nilai historis dan spiritual yang mendalam bagi masyarakat Tolaki Mekongga.

Pengukuhan Pengurus di Markas Besar

Menindaklanjuti deklarasi tersebut, pada tanggal 29 November, TNMS menggelar prosesi pengukuhan Dewan Pengurus di Markas Besar Tamalaki Nibandera Mekongga Sulawesi Tenggara yang berkedudukan di Kolaka, Wonua Mekongga.

Dalam pengukuhan tersebut, Roman Binda secara resmi terpilih dan diamanahkan untuk nakhodai organisasi sebagai Ketua Umum. Prosesi ini menandai babak baru pergerakan TNMS dalam struktur yang lebih solid dan terorganisir.

“Tamalaki Nibandera Mekongga lahir dari rahim kesadaran kolektif untuk menjaga identitas, marwah, dan warisan leluhur di tanah Mekongga,” ujar perwakilan pengurus dalam acara tersebut.

Komitmen Pelestarian Budaya dan Hak Adat

Di bawah kepemimpinan Roman Binda, TNMS menegaskan komitmennya untuk langsung tancap gas menjalankan roda organisasi. Fokus utama kepengurusan periode ini mencakup dua pilar penting:

1. Pelestarian Adat dan Budaya: Menghidupkan kembali, menjaga, dan memperkenalkan nilai-nilai luhur kebudayaan Tolaki kepada generasi muda agar tidak tergerus zaman.
2. Perjuangan Hak Masyarakat Adat: Menjadi garda terdepan dalam mengawal, menyuarakan, dan memperjuangkan hak-hak masyarakat adat Tolaki, khususnya yang berada di wilayah Wuta Mekongga.

Dengan kepemimpinan Roman Binda, Tamalaki Nibandera Mekongga Sulawesi Tenggara diharapkan mampu bersinergi dengan berbagai pihak, sekaligus menjadi benteng pertahanan budaya yang inklusif namun tetap kokoh menjaga tradisi leluhur.

Tamalaki Nibandera Mekongga Sulawesi Tenggara Juga siap Bersinergi dengan lembaga dan organisasi masyarakat Tamalaki di wilayah Konawe & Mekongga, dan juga lembaga-lembaga seni dan budaya dari 4 Pilar Budaya regional Sulawesi Tenggara (Tolaki , Muna , Buton , Moronene ).(Red/STY)