Kpkmsultra.com-Madura–Mojokerto – Sosok Raden Mas MH Agus Rugiarto SH atau yang akrab disapa Agus Flores kembali menjadi perbincangan di lingkungan keluarga besar dan tokoh masyarakat. Ia disebut sebagai figur muda yang dituakan serta dipercaya membawa garis keturunan ulama besar Madura sekaligus trah kebesaran Majapahit.
Dari garis ayah, keluarga besar menyebut Agus Flores merupakan cucu asli dari KH Abdul Rozak Soleh, tokoh ulama kharismatik yang dikenal luas di Madura, khususnya wilayah Besuki dan Situbondo. Dalam tradisi keluarga, Agus dinilai sebagai penerus yang membawa kharisma dan kehormatan leluhur.
“Sejak kecil sudah terlihat wibawa dan auranya sebagai pemimpin. Meski muda, ia dituakan dalam keluarga,” ungkap salah satu kerabat dekat.
Sementara dari garis ibu, ia dikaitkan dengan trah kerajaan Majapahit. Raden Ayu Mariam dari Mojokerto, yang dikenal menjaga nilai-nilai sejarah Brawijaya, menyebut Agus sebagai keturunan langsung Brawijaya V, raja terakhir Majapahit. Garis keturunan tersebut disebut bersambung dari trah Ratu Campak.
Ayahnya, R. Kusnandar Sanyoto, juga menceritakan bahwa kelahiran Agus Flores disertai berbagai peristiwa yang dianggap tidak biasa. Sejak masa kecil, rumah keluarga kerap didatangi masyarakat yang meminta doa dan nasihat. Dalam pandangan keluarga, kepekaan batin dan karakter kepemimpinannya telah tampak sejak usia dini.
Perpaduan garis ulama Madura dan trah kerajaan Majapahit menjadi narasi yang terus melekat pada sosok Agus Flores. Di tengah perjalanan hidupnya sebagai advokat dan tokoh organisasi, keluarga besar menilai dirinya memikul tanggung jawab moral untuk menjaga nama besar leluhur serta mengangkat martabat keluarga di Besuki, Situbondo, dan Mojokerto.
Hingga kini, sosok Agus Flores terus menjadi figur yang diperbincangkan, baik karena kiprah organisasinya maupun karena latar belakang sejarah keluarga yang menyertainya(redaksi)

Tinggalkan Balasan