Kpkmsultra.com-Jakarta-Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon (PW FR), R. Mas MH Agus Rugiarto SH atau Agus Flores, mengeluarkan pernyataan tegas terkait maraknya kekeliruan aparat dalam membedakan organisasi wartawan dengan organisasi masyarakat (ormas), termasuk lemahnya perhatian terhadap pelanggaran hak cipta logo.
Dalam telekonferensi pers, Senin (24/11), Agus Flores menegaskan bahwa pejabat Polri harus lebih cerdas, teliti, dan tidak mudah terkecoh.
“Pejabat Polri itu harus pintar melihat mana organisasi wartawan dan mana ormas. Jangan sampai tertukar. Itu bisa dilihat jelas di SK berbadan hukum,” tegasnya.
Menurutnya, banyak pihak yang memanfaatkan kelengahan aparat dengan memalsukan identitas organisasi dan bahkan mencuri logo resmi.
“Soal logo, tinggal cek di Dirjen HaKI. Banyak yang saya temukan meniru bahkan mencuri logo FRN. Ini bukan hal sepele, dan pejabat Polri harus waspada,” ujar Agus Flores.
Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak sedang menyerang organisasi lain, namun memberi peringatan agar tidak ada lagi penyalahgunaan identitas, pemalsuan logo, atau penyesatan informasi yang bisa mengganggu kinerja penegakan hukum ke depannya.
“Saya hanya mengingatkan. Jangan sampai hal seperti ini terjadi lagi di masa depan. Kecerdasan pejabat Polri menentukan kredibilitas institusi,” tutupnya.(Redaksi)

Tinggalkan Balasan