Kpkmsultra.com-Kendari – Tokoh pemuda Sulawesi Tenggara, Ados Nuklir, mengingatkan Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka bersama Wakil Gubernur Hugua agar tidak hanya fokus pada pencitraan di media, tetapi segera memprioritaskan realisasi berbagai program yang pernah dijanjikan kepada masyarakat Sulawesi Tenggara saat masa kampanye.
Menurut Ados Nuklir, pasangan gubernur dan wakil gubernur yang terpilih sekitar satu tahun lalu tersebut memiliki sejumlah program prioritas yang hingga kini dinilai belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat.
“Rakyat Sulawesi Tenggara memilih beliau karena dianggap sebagai pemimpin yang amanah dan mampu membawa perubahan bagi daerah ini. Namun sampai hari ini kami melihat masih banyak program yang pernah dijanjikan kepada masyarakat yang belum terealisasi,” ujar Ados Nuklir dalam keterangannya.
Ia menegaskan, terdapat delapan program unggulan yang pernah disampaikan kepada publik saat kampanye, di antaranya program Penggaris (Perlengkapan dan Seragam Sekolah Gratis) yang diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu.
Selain itu, program Samudra (Semua Mudah Dapat Kerja) juga dinilai sangat penting untuk menjawab persoalan pengangguran di Sulawesi Tenggara, terutama bagi generasi muda yang membutuhkan lapangan pekerjaan.
Tak hanya itu, program Satria Kepulauan (Satu Triliun untuk Kepulauan) yang digagas untuk mempercepat pembangunan di wilayah kepulauan juga diharapkan dapat segera direalisasikan, mengingat masih banyak daerah kepulauan di Sulawesi Tenggara yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah provinsi.
Ados Nuklir menilai masyarakat saat ini menunggu bukti nyata dari komitmen kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur dalam menjalankan visi dan misi yang telah disampaikan saat kampanye.
“Kami berharap pemerintah provinsi tidak terus-menerus melakukan pencitraan di media. Yang dibutuhkan rakyat hari ini adalah kerja nyata dan realisasi program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan amanah besar yang harus dijaga oleh para pemimpin daerah dengan menunjukkan kinerja nyata, bukan sekadar narasi pembangunan.
“Harapan kami sederhana, jalankan dan realisasikan janji-janji kampanye yang dulu disampaikan kepada rakyat. Karena kepercayaan masyarakat tidak boleh di khianati.(Red/LP AD)

Tinggalkan Balasan